Angry Bird di Bekalku

Rabu, 20 Maret 2013 adalah hari yang spesial bagi seisi kelas 3 Jangkar SD Juara Jakarta-Utara 1 karena di hari itu baik siswa dan para orang tua akan bersaing memperebutkan gelar Juara pada Lomba Makanan Kreasi buatan Orang Tua. Suasana yang terasa memang tidak terlalu heboh, tidak ada spanduk yang mengumumkan adanya perlombaan, jejeran piala yang dipajang untuk diperebutkan, hiasan di sana-sini untuk memeriahkan acara, dsb. Hal ini dikarenakan lomba itu memang tidak sengaja diadakan. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Latar belakang diadakannya lomba adalah karena para siswa merasa bosan dengan bekal yang ia bawa dari rumah sehingga sebagian mereka merengek untuk diperbolehkan keluar sekolah guna membeli makanan yang lebih membuat mereka berselera. Melihat hal ini, Ibu Yulie selaku Wali Kelas langsung mengambil inisiatif agar hal ini bisa segera teratasi. Sambil bekerja sama dengan LSU dan Household agar menutup&mengunci gerbang di jam-jam tertentu, beliau meminta seluruh siswa untuk membawa kreasi bekal terbaik keesokan harinya dengan tujuan agar para siswa lebih berselera makan hingga tak ada keinginan lagi untuk membeli makanan di luar sekolah. Semakin kreatif bekal itu, semakin bertambah nafsu makan siswa. Itulah yang ada di benak bu Yulie.

Namun kenyataannya, anak-anak&orang tua menyiapkan bekal kreasi terbaik dengan porsi yang lumayan besar hingga para guru punya jatah di luar jatah siswa. Alhamdulillah…akhirnya bekal kreasi ini dijadikan perlombaan di kelas 3 Jangkar dan telah terpilih 6 orang anak sebagai pemenang. Tiap mereka akan memperoleh hadiah atas kemenangan yang diperoleh. Selamat untuk para pemenang&para orang tua yang telah menyiapkan bekal. (Mariana Puspa Sari)

bekal angry bird

Advertisements

Bersinar di Lomba Adzan

Pagi itu, 10 Maret 2013, 5 siswa SD Juara Jakarta Utara berkumpul di depan Masjid Raudhatul Jannah, bukan untuk sekolah, namun untuk mengikuti lomba adzan di BOOK FAIR 2013. Seperti tahun sebelumnya, BOOk FAIR  selalu mengadakan Lomba –lomba, dan tahun ini adalah Lomba adzan. Panitia memberitahu kalau harus sampai  jam 8 pagi, tapi baru bisa masuk pukul 9. 30. Cukup lama mereka mengunggu , namun mereka menghabiskannya dengan bermain ke sana  kemari, dan bermain peran sebagai penjaga stand informasi Book fair. Kami, guru-guru tersenyum  melihat tingkah mereka yang super aktif dan tidak malu. Setelah masuk ke gedung dan mendapat ruangan  untuk lomba, kami mendaftar ulang mereka untuk mendapatkan no urut. Mereka tampil  berurutan dari no 7 – 11.

Dan giliran mereka tampil, dari no urut 7 ( Hibban, Kelas 2 ), tampil sangat PD dan suaranya lantang, lalu no. 8. (Sultan, kelas 3) terlihat gugup dan sempat membuat kesalahan tapi berjalan dengan lancar, no 9  ( Amin rais, kelas 3 ), salah satu yang diunggulkan tampil dengan baik. No urut 10 (Fadhly , kelas 3) walau habis jatuh saat bermain dan berdarah penampilannya tidak kalah bagus.  Dan terakhir, 11 ( Rafa, kelas 2 ) tampil dengan baik. Dan peserta-peserta selanjutnya pun di panggil tidak kalah bagusnya.

Pengumuman pun tiba, kami, para guru sempat pesimis melihat perbandingan peserta yang lain dengan murid kami, karena saingan mereka tampil dengan baik juga. Namun hal itu tidak terbukti, 2 dari 5 murid kami meraih Juara Favorit 3 dan 4. Tidak disangka-sangka mereka akan mendapat piala serta tabungan. Alhadulillah, mereka pulang pun dengan wajah ceria walau ada yang tidak menang, ini adalah pengalaman mereka. Walau tidak semuanya juara, nambun  bagi kami mereka semua juara, Juara dalam menghilangkan rasa takut, rasa tidak percaya diri dan rasa gugup.(Soraya Lestari)

DSCN6872

Solusi Air Bersih Anak Juara

Tanjung Priok 21/1/2013. Banjir tlah melumpuhkan sebagian besar ibukota DKI Jakarta. Bahkan wilayahnya sekitarnya (Bekasi,Depok,Tangerang) juga mendapatkan jatahnya (banjir). Di situasi seperti ini otomatis aktivitas rutinan di kota ini mendadak terhenti, termasuk juga SD Juara Jakarta Utara 1 yang letaknya tak jauh dari laut. Hampir seluruh siswa juga mengalami banjir di rumah mereka masing-masing.

Di hari senin ini kami berkumpul kembali dan berjumpa dengan banyak cerita. Ada yang banjirnya semata kaki, sebetis, dan sepinggang. Dan pertanyaan saya di pagi tadi kepada mereka, tentang bagaimana perasaan mereka mengalami banjir, serentak mereka menjawab:senang! hehe..pasti karena mereka puas main hujan dan berenang (waterboom gratis).

Banjir tentunya memberikan dampak yang luar biasa, terutama ketersediaan air bersih. Apalagi Jakarta hampir seluruhnya padam listrik. Mungkin tak pernah terpikir oleh kita ada cara yang sangat sederhana untuk bisa menghasilkan air bersih meskipun menggunakan air banjir. Ya.. di pelajaran Pedidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta kelas 4 Haluan SD Juara Jakarta Utara1, hari ini mempraktikkan teori penciptaan air bersih. Alatnya berasal dari botol air ukuran 1 liter diisikan kapas, pasir, kerikil, tanah, dan kapas lagi di bagian atas. Kemudian alat ini dituangkan air kotor (bisa di lihat di gambar, air berwarna cokelat) kemudian air tersebut disuling dan keluarlah tetesan air bersih dari alat tersebut. Serentak anak-anak berteriak gembira atas keberhasilan mereka. Sayapun teringat alat suling terkenal bermerk pure** yang belakangan ini banyak digunakan masyarakat kota yang minim air bersih, bahkan airnya dapat diminum langsung. Hmm..pasti akan jadi inspirasi mereka dikemudian hari, untuk menciptakan alat suling yang lebih canggih di era mereka besar nanti. Salam Dahsyat ^_^ (Irma Sari).

DSCN6395

UTS Asyik di SD Juara Jakut

Tidak terasa Tahun Pelajaran 2012-2013 ini sudah memasuki pertengahan semester. Sebagaimana sekolah pada umumnya, di pekan-pekan ini biasanya diadakan Ujian Tengah Semester. Bagaimana UTS dalam bayangan anda? Kursi dan meja yang berjajar rapi? kertas ujian berisi soal-soal kognitif? suara hening menegangkan? Hehe…semua itu tidak ditemukan di SD Juara Jakarta Utara 1.

Siswa datang ke sekolah dengan riang gembira, tanpa beban. Hanya membawa sedikit bahan-bahan untuk persiapan, namun bukan buku dan hafalan materi yang telah diajarkan. Ya, UTS kali ini adalah gebrakan kurikulum baru di sekolah kami. Kami sama sekali tidak membebani siswa untuk berpikir keras menggunakan otaknya. Mereka bisa dengan santai, rileks, duduk di lantai atau sambil tiduran, mengerjakan semua project berdasarkan mata pelajaran yang mereka pelajari. Semuanya dikemas ke dalam sebuah project dan menghasilkan product. Antara lain mind mapping, tabel gambar, peta, family tree, puzzle, gambar kolase, gambar cetak, gambar ilustrasi, rekaman video bercerita secara lisan, menggambar di komputer, dll.

uts asyik

Semua mata pelajaran dapat dikembangkan ke dalam bentuk product. Sehingga para guru juga tidak dibebani membuat soal-soal yang njelimet. Mereka hanya membuat Exam Plan berisi rencana Project, Product, Rubrik Penilaian, dan Daftar Nilai berdasarkan Kompetensi Dasar yang sudah dipelajari di kelas. Pembuatannya diadopsi dari konsep Lesson Plan Munif Chatib. Tidak sampai di situ, para guru kemudian mendiskusikan planning mereka dengan PKS Kurikulum, dengan mengutamakan aspek dalam mengakomodir potensi dan gaya belajar siswa. Alhasil UTS kali ini tidak hanya menyenangkan bagi para guru, tetapi juga para siswa pastinya. Mereka tidak merasa kalau pekan ini sedang ujian, karena mereka membuat sesuatu yang baru setiap harinya. Bravo Sekolah Juara! ^_^ (Irma Sari).

April Mei Milik Kita

Tanjung Priuk 08052012. Salam Juara. Sobat, bulan April dan Mei ini SD Juara Jakarta Utara 1 telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan. Sebagai sekolah yang tergolong masih “bayi”, kami masih banyak belajar untuk menghadirkan agenda-agenda yang dahsyat. Untuk itu kami sangat berkenan mendapat masukan dari sobat semuanya, tak lupa iringan doa juga ya. Berikut agenda yang telah kami laksanakan:

1. Hari Kartini.

Dalam rangka memperingati hari lahirnya pahlawan wanita yang memperjuangkan pendidikan kaum wanita, SD Juara Jakarta Utara 1 mengadakan karnaval menggunakan pakaian nusantara, berkeliling ke sekitar Jalan Swasembada Kelurahan Kebon Bawang. Terlihat wajah-wajah ceria para siswa yang begitu semangat memakai kebaya, kain batik, blangkon, baju kurung, mahkota, keris, sampai bakul sayur.

2. Training Strategi Pembelajaran Multiple Intelligences

Pelatihan ini diadakan pada tanggal 27 April 2012. Tujuan pelatihan ini sebagai pembekalan para guru dalam mengaplikasikan strategi pembelajaran MI yang menjadi ciri khas di seluruh SD Juara. Pengisi training adalah orang luar biasa yang telah malang melintang di dunia pendidikan (mungkin juga persilatan), yaitu Bapak Arif Taat Ujiyanto, S.Pd (www.ariftaatujiyanto.wordpress.com). Selama sehari penuh para guru sangat antusias mengikuti acara. House hold pun tak ketinggalan ikut serta. Pelatihan ini semakin membangkitkan semangat kami untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak SD Juara Jakarta Utara 1.

3. Hari Pendidikan Nasional

Hari yang luar biasa dalam rangka memperingati lahirnya Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara yang jatuh pada tanggal 2 Mei. Seluruh siswa berkumpul mendengarkan Story Telling tentang Biografi perjuangan Ki Hajar Dewantara. Tak lupa ada model yang memperagakan cerita tersebut. Story tellernya adalah Bapak Zainal Abidin dan sebaagai model Ki Hajar Dewantara adalah Bapak Pardiyanto. Anak-anak terlihat sangat antusias dan terhibur. Plus jadi tahu sejarah lahirnya perjuangan pendidikan Indonesia. Acara dilanjutkan dengan pemutaran film “Sang Pencerah” sampai menjelang Zuhur.

4. Supervisi Guru

Untuk mencapai standarisasi mutu guru perlu adanya pemantauan dan peningkatan terus menerus. Oleh sebab itu sebagai program Kepala Sekolah, selama 2 pekan ini diagendakan pelaksanaan super visi. Para guru dengan semangat 2012 mempersiapkan sebaik mungkin. Pada pelajaran PAI sang guru bidang studi sampai mempersiapkan nasi uduk untuk praktik. Ternyata materinya tentang Adab Makan dan Minum. Diiringi dengan nyanyian parodi membuat anak tetap semangat meski hari sudah siang dan cuaca agak panas. Selain supervisi yang direncanakan sering juga dilaksanakan pemantauan langsung oleh PKS Kurikulum dan Kepala Sekolah, untuk melihat proses belajar mengajar di kelas.

Demikian agenda yang sekolah yang bisa kami share kepada sobat semua. Semoga seluruh SD Juara semakin melesat dan menjadi referensi sekolah berkualitas. Salam Dahsyat!! (Irma Sari).

Warna-warni kelasku

Tanjung Priuk 6/02/2012. Membuat display kelas yang menarik memang bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kreatifitas tinggi untuk menghasilkan sesuatu yang unik, sehingga siswa tertarik untuk membaca atau memperhatikan. Sesuatu yang unik seringkali identik dengan warna. Menurut penelitian warna dapat mempengaruhi psikologis seseorang.

Berdasarkan pernyataan tersebut, para guru SD Juara Jakarta Utara 1 berjuang untuk bisa menghasilkan kelas yang indah dan menarik, agar para siswa betah di dalam kelas. Mereka masih minim pengalaman namun punya semangat besar untuk terus belajar, selama satu semester ini mereka mencari inspirasi, bertanya sana sini, dan browsing di internet untuk mendisplay kelas di semester baru ini. Dibantu dengan karya siswa membuat setiap kelas menjadi penuh dengan warna.

Di pekan pertama semester genap ini telah diadakan kompetisi lomba K3 (kebersihan,kerapihan, keindahan). Lomba dimenangkan oleh Kelas 1 Anjungan, dan akan diberikan piala bergilir. Lomba ini akan diadakan setiap semester. Subhanallah hebatnya kelas 1, meski duduk di kelas terendah tapi mereka sudah mampu menjaga kebersihan dan keindahan kelas mereka. Tentu hal ini tak lepas dari peran besar para guru. “Aku senang berada di dalam kelas” begitu celetukan seorang siswa. Karena kelas tak ubahnya rumah kedua mereka. Hari ini kelas bukan lagi tempat yang mengerikan bagi siswa-siswa kita. Setuju ya. (Irma Sari)

Creating a Challenging Classroom Activities

Being a teacher is part of my life and I am proud of it. I feel satisfied if my students succeed, not only succeed in this world but also in “Akhirat”, just like my wish. I always try to work for my life in this world and for “Akhirat”. For me, the beauty of life is not depend on how happy I am but how happy others because of me. That’s why I loved being a teacher at JUARA Elementary School. I want to share with others, I believe that my life will be happier and more meaningful if I can share my love and my knowledge towards people around me. I will always try to be a good teacher to all my students at JUARA Elementary School by creating a challenging classroom activities. For that purpose, I must recognize and understand my students’ characteristic because every student has different character. As we already know, there are students who always chat with others or always move around the class. There are also students who want to know more about everything, and they never satisfied, so they try to find the answer by asking their teachers. These conditions will be a problem for the teachers to transfer their knowledge to their students. Knowledge can not accept in passive but it should be accepted in active by all the students. I should have variation techniques in teaching to make my students at JUARA Elementary School interest to the subject. There are two ways to do so.

One way I should make a smart student by let the students brainstorm as a class, and allow students to work at their own level. Smart students will be involved in the process of learning, therefore students play an important role to optimize their intellectual in the classroom. For example, I could present the lesson through a simulation which is followed up by giving a discussion or quiz. The important think for me are being present as a resource not a monitor, and have students brainstorm what expressions they might use. I should stay in communicative mode to answer students’ questions, and make sure the students understand what the subject of the simulation should be. As a teacher, I should give the spirit to my students, and not to underestimate my students. It will make the students more comfortable.

Another way by making a smart environment to study. A smart environment means the environment which calm, quiet, cheerful, and full of spirit. If I can create a smart environment for my students, students will be easier to understand all the subjects, furthermore they will have a good relationship with their friends. For example, I can use a role play or games after giving the lesson. This activity is just to make sure that all of the students understand the lesson, and it will help students to work as a team, and to collaborate with others. Students usually find role playing enjoyable, so that they eager to study.

To conclude, both making a smart student and a smart environment are the efforts to have a good techniques. As a good teacher, I should be creative, and prepare the subject carefully because the process of learning is not like a sport or a movie to watch. I  should give my students impression that learning is fun. In my opinion, It’s not how smart the students are, but how the students are smart. I will try to bring progress and success at JUARA Elementary School.(Wiwid Widayanti)

Perjalanan SD JUARA JAKARTA UTARA 1

Semakin berkembangnya kualitas pendidikan di Indonesia, tak lepas dari semakin menjamurnya sekolah-sekolah terpadu (integrated school) dan unggulan yang mengedepankan proses pembelajaran menarik, menyenangkan, berorientasi proses daripada hasil. Akan tetapi sekolah-sekolah ini tak dapat dijangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah, dikarenakan biaya yang cukup besar untuk dapat menikmati pembelajaran. Sebagai jawaban atas keresahan masyarakat dan impian mereka untuk bisa menyekolahkan anak mereke di sekolah yang berkualitas, Rumah Zakat mendirikan Sekolah Juara sebagai sekolah unggulan gratis untuk anak yatim dan dhuafa. Sejak tahun 2007 Sekolah Juara semakin berkembang dan menyebar di pelosok Nusantara.

SD Juara Jakarta Utara 1 merupakan Sekolah Unggulan Gratis ke 12 binaan Rumah Zakat. Sekolah ini didirikan pada tahun 2011 sebagai bagian dari CSR (Coorporate Social Responsibility) PT Pelindo II, terletak di kelurahan Kebon Bawang kecamatan Tanjung Priuk Jakarta Utara. Menempati gedung tua bekas madrasah yang sudah tak beroperasi lagi selama belasan tahun. Gedung ini termasuk bagian dari tanah wakaf Masjid Raudlatul Jannah yang berlokasi di Jalan Swausaha no.17. Melalui program kemitraan gedung tersebut direnovasi dan diberi nama menjadi SD Juara Pelindo II. Namun berdasarkan kesepakatan dan konsep dengan PT Pelindo II, namanya berganti menjadi SD Juara Jakarta Utara 1. Dengan tujuan PT Pelindo II akan mengalirkan kembali dana CSR untuk mendirikan SD Juara Jakarta Utara 2 dan seterusnya.

Personil SD Juara Jakarta Utara 1 saat ini berjumlah 10 orang. Dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah, dibantu seorang Pembantu Kepala Sekolah bidang Kurikulum, seorang Pembantu Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, 3 orang Wali Kelas, 1 orang Guru Bidang Studi, 1 orang Tata Usaha, dan 1 orang House Hold. Berasal dari berbagai bidang keilmuan, membuat sekolah ini penuh dengan dinamika. Namun dapat saling memberikan ilmu dan pengalaman mereka masing-masing.

Animo masyarakat sekitar SD Juara Jakarta Utara 1 cukup besar. Di tahun pertama sekolah ini didirikan telah berhasil menerima siswa sebanyak 75 orang (per kelas 25 orang), untuk kelas 1 sampai kelas 3. Hal ini tentunya menjadi tantangan besar bagi para pendidik yang bergabung di SD Juara Jakarta Utara 1, untuk membuktikan kualitas yang diharapkan. Menggunakan berbagai pendekatan di harapkan sekolah ini mampu menjadi sekolah gratis berkualitas.

Adapun pendekatakan pembelajaran yang diterapkan di SD Juara Jakarta Utara 1 adalah Multiple Intelligences (kecerdasaran majemuk), Fun Leraning (belajar menyenangkan), Active Learning (belajar aktif), Mastery Learning (belajar tuntas), ICT based learning (pembelajaran berbasis IT) dan penanaman nilai-nilai Islami. Melalui berbagai pendekatan tersebut siswa terlihat sangat antusias dalam belajar. Di sekolah ini tak terlihat ada siswa yang “kapok” datang ke sekolah. Mereka selalu semangat untuk hadir di kelas, untuk menerima hal-hal baru dari guru dan teman-teman.

Selama 6 bulan ini, Sd Juara Jakarta Utara 1 telah mengadakan Outing Class ke Museum Sejarah Jakarta dan Kebun Binatang Ragunan. Di tempat-tempat tersebut mereka mempelajari tentang sejarah dan sains. Untuk ke depannya siswa akan mengikuti Outing Class kembali ke tempat luar biasa lainnya. Selain itu terdapat kegiatan ekstrakurikuler untuk menyalurkan minat dan bakat siswa, antara lain: Math Club, English Club, Art Club, Drum Band, dan Pramuka. Melalui pembiasaan berdoa, sholat dhuha, solat zhuhur berjamaah, pembelajaran alqur’an, morning talk, akan tertanam karakter siswa yang disiplin, mandiri, dan bertaqwa.

Tak hanya siswa, guru-gurupun terus diberikan pelatihan untuk meningkatkan skill mengajar mereka. Beberapa pelatihan telah terlaksana antara lain: Pelatihan Hypnoteaching, Pelatihan Manajemen Kelas, Pelatihan Sertifikasi Metode UMMI, dan Pelatihan Multiple Intelligences. Dalam penerapannya di kelas diadakan supervisi kelas sebagai evaluasi untuk guru. Selain itu di setiap harinya dilaksanakan presentasi bedah buku yang terkait dengan Proses Belajar Mengajar pada agenda Inspirasi Pagi.

Pembinaan orang tua tak terlewatkan dari program SD Juara Jakarta Utara 1 di setiap bulannya. Pada agenda ini orang tua siswa mendapatkan ilmu tentang pendidikan anak dan saling sharing dengan manajemen sekolah. Di bulan November telah terbentuk komite sekolah. Melalui komite sekolah ini diharapkan terjadinya komunikasi efektif antara orang tua dengan pihak sekolah. (Irma Sari)

Ujian Akhir Semester Ganjil

Tanjung Priuk Bertahmid. Alhamdulillah, sejak hari senin lalu (12/12/2011) telah berlangsung Ujian Akhir Semester Ganjil di SD Juara Jakarta Utara 1 sampai jumat nanti (16/12/2011). Setelah sepekan sebelumnya terlaksana Ujian Praktik pelajaran tahsin, tahfizh, penjaskes, PAI, TIK dan SBK. Tentunya agenda ini merupakan agenda perdana di Sekolah Juara yang baru didirikan di tahun ajaran 2011/2012.

Meski sedang ujian, tak terlihat wajah stres, tertekan, dan letih di wajah mereka. Anak-anak sangat menikmati ujian yang mereka hadapi, bahkan dikerjakan dengan tertib dan lancar, karena Sekolah tidak pernah membebani siswa dengan segudang tugas atau PR. Mereka datang ke sekolah dengan penuh semangat ceria. Ditemani para guru yang senantiasa menularkan semangat dan cinta kepada mereka. Alhamdulillah juga sejauh ini hasil belajar siswa sebagian besar telah melampaui nilai KKM.

Namun yang terpenting dari semua itu adalah, dimanapun anak-anak berada, mereka selalu belajar. Di sekolah adalah belajar, ujian adalah belajar, bermain adalah belajar, membantu orang tua adalah belajar, menjaga adik adalah belajar, beribadah adalah belajar. Sehingga ketika mereka dewasa, mereka selalu belajar dari apa yang mereka alami untuk menjadi ummat terbaik. Terima kasih atas doa anda semua. (Irma Sari)